KBRN, Nabire: Kepala Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (LPP RRI) Nabire, Surya S. Thalib, S.AP., M.Si., memberikan apresiasi atas inisiatif Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Nabire yang menyelenggarakan pasar murah mandiri di awal tahun 2026. Program tersebut dinilai sebagai langkah strategis pemerintah daerah dalam menjaga kestabilan harga bahan pokok sekaligus membantu meringankan beban ekonomi masyarakat.
Pelaksanaan pasar murah mandiri berlangsung di Kios Pangan yang berlokasi di halaman Kantor Dinas Ketahanan Pangan Nabire, tepat di depan Markas Kodim 1705/Nabire. Kegiatan ini mendapat respons positif dari warga yang sejak pagi hari sudah memadati lokasi untuk memperoleh kebutuhan pangan dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga pasar.
Kepala RRI Nabire hadir secara langsung meninjau jalannya kegiatan, didampingi Kepala Sub Bagian Tata Usaha (KBTU) RRI Nabire, Carlton John Basik. Kehadiran jajaran pimpinan RRI tersebut menjadi bentuk dukungan nyata terhadap program pemerintah daerah yang menyentuh langsung kepentingan masyarakat.
Dalam keterangannya, Surya Thalib menyebut pasar murah mandiri sebagai terobosan positif yang patut diapresiasi, khususnya di awal tahun 2026. Ia menilai, program tersebut mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam mengendalikan inflasi serta menjaga daya beli masyarakat pasca perayaan akhir tahun.
Menurutnya, keberadaan pasar murah tidak hanya memberikan dampak langsung bagi perekonomian warga, tetapi juga berperan penting dalam memperkuat ketahanan pangan di tingkat daerah. Ia pun berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dan menjangkau distrik-distrik lain di Kabupaten Nabire.
“Pasar murah ini sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Ini merupakan contoh nyata bagaimana pemerintah hadir untuk menjawab kebutuhan rakyat,” ujar Surya Thalib saat berdialog dengan warga dan menyambangi Kios Pangan.
Lebih lanjut, ia menegaskan komitmen RRI Nabire sebagai lembaga penyiaran publik untuk terus mendukung serta menyebarluaskan informasi mengenai program-program strategis pemerintah daerah yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.
Melalui pelaksanaan pasar murah mandiri ini, diharapkan fluktuasi harga pangan di awal tahun 2026 dapat ditekan, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, media, dan masyarakat dalam mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan di Kabupaten.